Technology

CEO Shift Up Sebut Stellar Blade Pertama “Masih Belum Selesai”

Dua tahun berlalu sudah semenjak Stellar Blade garapan Shift Up diluncurkan. Walau saat ini sang developer tengah berfokus pada pengembangan sekuelnya, sang developer nampaknya masih memiliki rencana konten baru untuk game pertamanya tersebut.

Melansir dari 4Gamer, Kim Hyung-tae selaku CEO sekaligus sutradara menyebutkan bahwa Stellar Blade pertama “masih belum selesai”, dan saat ini nampaknya tengah merencanakan adanya konten baru serta ragam perubahan menjelang perilisan sekuelnya.

Saya ingin melakukan banyak hal kepada semua orang yang telah memainkan gamenya. Mungkin akan ada beberapa perubahan pada Stellar Blade menjelang sekuelnya muncul, dan saya harap anda akan terus mencintai gamenya.

—Kim Hyung-tae

Stellar Blade (via Shift Up)

Berbicara soal sekuelnya—Stellar Blade: Blood Rain, saat ini gamenya sendiri masih dalam tahap pengembangan dan belum memiliki tanggal rilis pasti. Berbeda dengan game pertamanya yang diterbitkan oleh Sony Interactive Entertainment, sekuelnya ini akan diterbitkan secara mandiri oleh Shift Up.

Kolaborasi dengan Bayonetta

Bukti bahwa Stellar Blade pertama masih belum selesai tentu bisa dilihat dari gamenya yang belakangan diumumkan berkolaborasi dengan game Bayonetta, secara spesifik menghadirkan empat kostum ikonik yang terinspirasi langsung dari karakter Cereza dan Jeanne.

Kolaborasi ini diekspektasikan meluncur bersamaan dengan gamenya yang juga rilis untuk Nintendo Switch 2 pada 5 November mendatang. Pemain yang memainkan gamenya di PC maupun PlayStation 5 juga tetap dapat mengklaim kostum-kostum tersebut secara gratis.

Nah, kira-kira bagaimana tanggapanmu mengenai hal ini, brott? Yuk, langsung share saja pendapatmu di kolom komentar ya.


Baca juga informasi menarik atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Filed In Technology
Tagged

About the author

angela bizzari